Kamis, 16 Juli 2009

Serigala Terakhir 5 Hari Shooting di Bogor

SERIGALA TERAKHIR a Film by UPI



Huuufffhhh akhirnya kembali lagi ke layar lebar, setelah sekian lama hidup di Iklan, Video Clip dan film pendek.

Sebuah film berjudul "Serigala Terakhir"
besutan Upi, sutradara untuk film Radit dan Jani.

Senang bisa bekerja sama dengan teman-teman yang rata-rata baru pertama kali berkerja dalam satu produksi.
Sebenernya ini adalah callingan dadakan. 2 hari menjelang shooting gw baru dipanggil ke kantor Ifi (Investasi Film Indonesia) sebuah PH yang memproduksi film ini.


Datang sebagai pemain pengganti, gw kira semuanya hanya tinggal merapikan saja. Tetapi ternyata tidak seperti yang dibayangkan. Bekerja sebaga Talent Coordinator, 2 hari itu gw harus nyiapin dulu jadwal dan traffic para pemain. Fathir, Vino, Dion, Dallas, Ali, dan Reza Pahlevi. Belum lagi mengatur jadwal dan mencatat alamat rumah dan telepon para Supporting artis dan juga para Fighter.

H -1, paginya untunglah masih sempat beristirahat bermain bersama teman-teman, sambil tetap mengontrol dan mengecek traffic para pemain. Karena malamnya semua pemain harus mulai dijemput. Alhasil yang tadinya gw juga akan dijemput dari kostsan gw yang di Cikini harus menginap juga di kantor, karena ada Fighter yang jalur mobil jemputannya terlalu jauh untuk dijemput, kalaupun akan dipaksakan akan menghambat kedatangan para pemain di Bogor.

Senang rasanya bekerja bersama para AD (Asissten Sutradara) yang sangat enak untuk diajak bekerja sama. Alhasil hari pertama shooting yang dilakukan di desa Lebak Sari, Bogor bisa berjalan lancar. Walaupun jalanan menuju set sangatlah melelahkan, karena harus menuruni berpuluh-puluh anak tangga dan itu harus bolak-balik keatas dan kebawah, untuk menjemput pemain yang baru saja datang. Walaupun ada sebuah masalah vital yang sempat terjadi, dan ini menyangkut lokasi. Tetapi untunglah semuanya masih dapat dikerjakan dengan baik dan semuanya bisa berjalan dengan lancar.

Masih mengambil adegan perkelahian di pasar, dan hari ketiga mengambl adegan lari dilorong yang curam dan penuh dengan tangga. Salah seorang fighter harus mengalami cedera karena kepalanya terbentur di tembok dan tanah saat adegan perkelahian antara Serigala dan musuh Serigala. Untunglah kedatangan Maya Septha yang berperan menjadi Risma cukup menyegarkan lokasi shooting yang di dominasi oleh para laki-laki kecuali (Genk Julung-Julung Make Up) Maya yang cantik begitu low profile dengan selalu membaur dengan crew lainnya. Sayang malam itu juga Maya harus segera kembali ke Jakarta karena 2 scene-nya di dalam film ini telah selesai.

Di hari keempat dan kelima adegan kejar-kejaran masih terus mendominasi, diselingi dengan adegan drama. Yang mendatangkan pemain kawakan Ully Artha yang cukup selektif dalam makanan. Hingga sempat membuat Telco yang lainnya kesal. Dihari keempat dan kelima ini beberapa crew dan pemain mulai sakit-sakitan. Teddy salah satu Telco harus beristirahat hampir satu hari penuh karena badannya ngedrop, Jojon produksi rumah tangga juga sempat memeriksakan diri ke dokter karena ternyata mengalami gejala tipes. Salah seorang dari Genk Julung-Julung juga harus dilarikan kerumah sakit karena kondisinya juga ngedrop. Reza Pahlevi juga mengalami hal yang sama, pusing kepala, pilek dan batuk menyerangnya. Hingga di hari terakhir scene malam untuk adegannya, Reza sempat meminta kepada astrada (Satrio Stevanus) untuk segera melakukan take gara dengan kondisinya yang kurang fit menggangu feel dan moodnya yang harus di ambil. Bahkan Reza sempat akan muntah karena kondisinya benar-benar ngedrop.

Lokasi yang cukup melelahkan dengan jalan yang terjal dan berpindah-pindah memang membuat crew dan pemain sangat merasakan kelelahan. Tetapi totalitas dan komitmen mereka untuk film ini bisa mengalahkan semuanya.

Terima kasih untuk semua crew dan Para Serigala, serta pemain dan ekstras yang telah bekerja dengan baik.
Senang bisa bekerja sama dengan kalian, See You di produksi yang lainnya.

Gud Luck and Gud Job..............




terima kasih
Febriansyah Iskandar "Marcel"

Tidak ada komentar: